Jumat, 24 Mei 2013

Louise dan Martine Wanita PSK Kembar Tertua di Dunia

Louise dan Martine Wanita PSK Kembar Tertua di Dunia
Louise dan Martine Wanita PSK Kembar Tertua di Dunia – dua wanita kembar asal Amsterdam Belanda ini telah menikmati karir terkenal sebagai pelacur selama lebih dari 50 tahun. Wanita kembar bernama Louise dan Martine Fokkens ini telah melayani 355 ribu pelanggan pria dan salah satu pria bahkan menjadi pelanggan tetap Martine yang selalu ketagihan melakukan seks menyimpang "SM" (Sodom Masokis).
Pria yang ketagihan dan sudah menjadi pelanggan setia Martine sejak lama itu rasanya seperti pergi ke gereja setiap hari minggu karena ia sangat rutin berhubungan seks dengan Martine. Wanita kembar yang memiliki profesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) selama bertahun-tahun ini telah diklaim dan dijuluki sebagai "PSK Kembar Tertua di Dunia". Namun kini wanita kembar berusia 70 tahun memutuskan untuk pensiun sebagai PSK. Pasalnya, kondisi mereka sebagai lansia sudah tak memungkinkan untuk melayani para pelanggan. Menurut Louise, beberapa posisi saat berhubungan intim membuatnya kesakitan. Martine pun juga merasakan hal yang sama seperti saudarinya itu.
Louise dan Martine Wanita PSK Kembar Tertua di Dunia
Louise dan Martine Fokkens bekerja sama dengan pembuat film dokumenter dan membuat film tentang pengalaman mereka. Tak terhitung bercerita tentang bagaimana dan mengapa mereka tidur dengan lebih dari 355.000 orang di jantung kota Amsterdam. Meski tak lagi menjadi PSK, Louise maupun Martine tak merasa kekurangan. Mereka mendapat pemasukan besar setelah tahun lalu menjadi bintang film dokumenter berjudul "Meet the Fokkens". Mereka telah menjadi subyek sebuah film dan diterima dengan baik oleh para fansnya yang bernama Para Fokkens dan telah menulis sebuah buku tentang kehidupan mereka. Louise memiliki tiga anak, dan semua anaknya telah keluar dari asuhannya. Sulit untuk mendapatkan cerita yang tepat karena Martine yang memiliki empat anak, menyela dengan cerita-cerita kehilangan anak sendiri. Tapi keduanya telah mengalami kekerasan, pelecehan dan eksploitasi, dan tahun-tahun awal mereka dalam prostitusi yang keras. Louise, yang meninggalkan prostitusi dua tahun lalu karena arthritis ("Tidak bisa melakukan posisi seksual") memberitahu bagaimana hal telah berubah menjadi buruk sejak ia memasuki perdagangan seks.
Louise dan Martine Wanita PSK Kembar Tertua di Dunia
Legalisasi pelacuran pada tahun 2000 belum membaik untuk kehidupan pelacur, menurut pendapat Martine. Para burung nasar datang pada tahun 2000 mereka seperti penjahat terorganisir. Mereka berpikir “ah..ah..” itu disahkan. Ketika Louise mulai bekerja, Martine berada di rumah sakit karena memiliki anak pertamanya. Gambaran yang relatif cerah pada si wanita kembar prostitusi mungkin karena mereka selalu tampak setelah satu sama lain dan tidak seperti sebagian besar wanita lainnya, bahkan melihat penumpang bersama-sama. Lahir dalam keluarga kelas menengah biasa dengan tujuh anak secara total, si wanita kembar menikmati masa kecil yang bahagia. Tapi itu semua berubah ketika Louise menikah dengan seorang pria kekerasan dan pengendali.

Hal ini hampir mustahil, apakah si wanita kembar telah menyesali hidup mereka dalam prostitusi. Satu-satunya saat mereka berdua berhenti tertawa dan menggoda satu sama lain adalah ketika Louise bercerita tentang rasa malu dia dibawa keluarganya ketika tertangkap meminta di jalanan. Louise dan Martine Wanita PSK Kembar Tertua di Dunia jelas menikmati ketenaran mereka, dan bersinar dengan bangga ketika mereka dikenal oleh masyarakat luas. Mereka dipandang sebagai keanehan selebriti, dan orang-orang menunjukkan foto-foto sekitar untuk tertawa, meskipun dengan prostitusi menjadi begitu umum dan normal di Amsterdam.

Kamis, 23 Mei 2013

Membuat Menu Drop Down Green Style CSS3 di Blog

Menu Drop Down Green Style CSS3 di Blog
Membuat Menu Drop Down Green Style CSS3 di Blog – ini merupakan menu drop down CSS yang mempunyai style sama persis dengan menu drop down pada tutorial yang sudah saya share sebelumnya. Seluruh efek maupun bentuk sama persis dengan yang sudah ada sebelumnya. Hanya saja tampilan tema warna yang berbeda pada menu drop down green style ini dengan menu drop down brown style maupun menu drop down purple style. Mungkin ini terlalu bertele-tele untuk karena fitur yang sama namun terposting pada artikel yang berbeda. Hal ini karena jika saya posting sekaligus dengan menampilkan enam menu dengan tema yang berbeda maka sangat banyak langkah untuk saya pada saat membuat tutorial. Jadi untuk menghindari hal ini terjadi saya ambil singkatnya saja. Selain itu, jika pada satu konten namun terlalu banyak kode script juga tentunya malah membingungkan visitor untuk mencerna alur dari tutorial konten tersebut. Maka alangkah baiknya jika saya posting tutorial menu drop down ini satu per satu walaupun masih satu jenis menu yang sama. Supaya untuk lebih mudah menerapkannya, maka berikut adalah tutorial cara Membuat Menu Drop Down Green Style CSS3 di Blog:

1. Login ke akun blogger.
2. Copy kode CSS dibawah ini, lalu pada dashboard blog anda klik Template >> Sesuaikan >> Tingkat Lanjut >> Tambahkan CSS (paste kode CSS ini didalam kolom tersebut).
Menu Drop Down Green Style CSS3 di Blog
.menu {
font-family: "Verdana", Arial, san-serif;
width:auto;
height:42px;
position:relative;
font-size:11px;
margin: 0;
}
.menu ul li a {
display:block;
text-decoration:none;
color:#fff;
font-weight:bold;
width:81px;
height:42px;
text-align:center;
border-bottom: 0;
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg65nx0zKEixjtrptlA4S98eJhGFuyK6a0Dwnl-987JVzR_5lnXTOQc38TaAZLFBA7BjDXOE5FZkwJ-lJ98eK6F-scD4xV-sHyl_eXpzig7YnrRLy3slhZJZ9nJrJw4nL3HqVhlF3eyCDMj/s82/center.png');
line-height:48px;
font-size:11px;
overflow:hidden;
padding-left: 1px;
}
.menu .left_nosub {
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9RpRDiGEIyqvsWWx01nyu2hqohlr0jywgW1QIDajDdEHHn6RlmPTNzDZPExPjyt0k6RnpKN-l1YPsmhoRXEci1VpPbwz9llO5qCbBFxhsnrfOE_JjWIY2ZnrTGQu60ZdB17_GD3nAqxgy/s82/left.png');
padding-left: 1px;
margin-right: -1px;
}
.menu .right_hassub {
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiSXk0qX53E4HHfbIf1lM9F-INRogj_gfAx38BefsRl3dNezbUWNP0aa73orHcG6wc1I63BtBgRTPSIp0pswdj9N-eqYmEyK7sjUo3HSyqNGAwXwgoZaGoPdgfSgnOGElCDSZCXt7SLLy_/s82/right.png');
}
.menu .right_nosub {
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiSXk0qX53E4HHfbIf1lM9F-INRogj_gfAx38BefsRl3dNezbUWNP0aa73orHcG6wc1I63BtBgRTPSIp0pswdj9N-eqYmEyK7sjUo3HSyqNGAwXwgoZaGoPdgfSgnOGElCDSZCXt7SLLy_/s82/right.png');
}
.menu ul {padding:0; margin:0; list-style: none;}
.menu ul li {float:left; position:relative;}
.menu ul li ul {display: none;}
.menu ul li:hover a {
color:#223601;
background:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhYteTUblSuCEpus5Q82oCjEHL-owP8_8fV5X8leUbhkiuwyf__doX2CTHE8hRswp0CUIIBodJHaquibpNv6K3uPSGh2abMx73jTAd39tM9T8BLMm0_H_ToZleqD9aIBx3hqoQZBCi9yaVv/s82/center_hassub.png');
}
.menu ul li:hover ul {
display:block;
position:absolute;
top:42px;
left:0;
width:152px;
margin: 0;
padding: 0;
}
.menu ul li:hover ul li a.center_hassub {
background:#6a3;
color:#fff;
}
.menu ul li:hover ul li:hover a.center_hassub {
background:#6fc;
color:#544a3a;
}
.menu ul li:hover ul li ul {display: none;}
.menu ul li:hover .left_nosub {
color:#223601;
background:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGNzKC6hI1eKdm1TvahWvMNT7NNvtwrLUpThPLLWAnIzZQxiOKZx-N1-fXgn7yWPdYQFDMRktiI35j1LcNj_ymACz6B3JxOqXZ6-JCKrXZi6vZW-wTNtz-275cPP41fd_lPkl5U2nLcl6T/s82/left_nosub.png');
}
.menu ul li:hover .right_hassub {
color:#223601;
background:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidJ70DhsqDGXyS7h08wFlrXnrE9YvYN1nmOOr8Hrn6u7Z56pdDuhYM6LrZ-QyzrPHxqZUNsegIuvVVYRDTkJxvP2xq499UW8CYwONKN5fYX_9JzmcaFNFBUsLjLuDc5bhbJ0bdSBPWSRsu/s82/right_hassub.png');
}
.menu ul li:hover .right_nosub {
color:#223601;
background:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVyroPbc2w3sprmYEauEOKET0w1DV859UzWfMPr38foY2IjtdDmrGratePOzpTubdYz02cYiwF_-QusAvUm1KwOIdm9-mctgsDQlLub2OwpIzArp61Gx9C86vXolhXNItiex7F325hVQ4n/s82/right_nosub.png');
}
.menu ul li:hover ul li a {
background-image: none;
display:block;
height: 28px;
line-height: 26px;
color:#223601;
width:142px;
text-align:left;
margin: 0;
padding:0 0 0 11px;
font-weight:normal;
}
.menu ul li:hover ul {
margin: 0 0 0 3px;
padding: 0;
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7GPHbYn0zTVarZ4u9qaa0avIq9suUM5gy-nMX6djBjFx-JkflhqWWDe8kk34cwXgBw-Hb1rPlhz_0Hj5x51NlKixH62gY1ZplLD4i8jakyVAzWlMsQhPcn0teSJ1Q8zItLnD21P04_X91/s202/dropdown.png');
background-repeat:no-repeat;
background-position:bottom left;
}
.menu ul li:hover ul .sub_active {
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhurlhLVWAFrZJKwH8jiUxOHs9P3k0RNePl51dJL724OYAjKK7e92TNMWK7_Wrlvy65sfbq7maxOBMgFqymLXI-V4kLyRXTjzSimGBOWngtr6isg6nm9JUngFCxxtgoy26y4vunzYhLKNwR/s152/sub_active.png');
margin-right: 1px;
}
.menu ul li:hover ul li a:hover {
color:#fff;
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAAwrTdYAQHtoOOveOyflsx0dBR2c4DAjek0NNZUfAC8R3v_17ARWnOhRPDCsQBnGgONk5q_S02EK1q6v7viyhJGX-N04U2StaM-tO10FqwLrwHJYjM2kVdlDgHctxV6i9wKH_UYfybkth/s152/sub_hover.png');
}
.menu ul li:hover ul li:hover ul {
display:block;
position:absolute;
left:105px;
top:0;
}
.menu ul li:hover ul li:hover ul.left {left:-105px;}
3. Klik Terapkan ke Blog.

Perlu diperhatikan: Untuk menaruh kode CSS tidak harus seperti pada langkah di atas, cara lain bisa juga dilakukan dengan cara klik Template >> Edit HTML lalu cari kode ]]></b:skin> kemudian paste kode CSS tersebut tepat di atasnya / sebelum kode ]]></b:skin> lalu klik Simpan Template.

4. Selanjutnya untuk memanggil dan menampilkan Menu Drop Down Green Style CSS3 di Blog caranya copy kode HTML dibawah ini, kemudian klik Tata Letak >> Tambah Widget >> HTML/Javascript lalu paste kode ini didalamnya:
<div class="menu">
<ul>
<li><a class="left_nosub" href="#">Home</a></li>
<li><a class="center_hassub" href="#">Tutorial</a>
<ul>
<li><a href="#">CSS</a></li>
<li><a href="#">PHP</a></li>
<li><a href="#">HTML</a></li>
<li><a href="#">Javascript</a></li>
</ul>
</li>
<li><a class="center_hassub" href="#">Designs</a>
<ul>
<li><a href="#">Website Designs</a></li>
<li><a href="#">Logo Designs</a></li>
<li><a href="#">Banner Designs</a></li>
<li><a href="#">Print Designs</a></li>
<li class="sub_active"><a href="#" style="color: rgb(255, 255, 255);">Request Custom Design</a></li>
</ul>
</li>
<li><a class="center_hassub" href="#">Download</a>
<ul>
<li><a href="#">Ebook</a></li>
<li><a href="#">Software</a></li>
<li><a href="#">Film</a></li>
</ul>
</li>
<li><a class="center_hassub" href="#">Tips Trik</a>
<ul>
<li><a href="#">Blogger</a></li>
<li><a href="#">Wordpress</a></li>
<li><a href="#">SEO</a></li>
<li><a href="#">Computer</a></li>
</ul>
</li>
<li><a class="right_nosub" href="#">Contact</a></li>
</ul>
</div>
Keterangan:
Silahkan ubah tanda # dengan URL tujuan yang di inginkan.

Langkah terakhir klik Simpan, maka selesai dan silahkan lihat hasilnya dari cara Membuat Menu Drop Down Green Style CSS3 di Blog.

Rabu, 22 Mei 2013

Membuat Menu Drop Down Blue Style CSS3 di Blog

Menu Drop Down Blue Style CSS3 di Blog
Membuat Menu Drop Down Blue Style CSS3 di Blog – mungkin jika seluruh background dari menu drop down ini hanya menggunakan kode CSS dan tidak memerlukan background dengan format gambar, tentu saya tidak akan share menu ini pada url halaman posting yang berbeda. Hanya saja setiap background dari masing-masing menu ini berbeda dan itupun menggunakan format gambar, tidak menggunakan background menu atau warna dasar warna dasar yang memakai warna heksa. Jadi akan terlalu susah dan rumit untuk membagikan tutorial menu ini didalam satu postingan dengan menu drop down yang masih satu style dengan menu ini apabila dilakukan dengan sekali tutorial posting. Apalagi jika visitor dalam istilahnya masih awam tentu akan merumitkan dalam pemahaman konten maupun cara penerapannya saat ingin mencoba kedalam blog masing-masing. Seperti yang sudah terlihat pada gambar diatas, menu ini berwarna dark blues atau bisa dikatan biru tua yakni warna biru kehitam-hitaman yang tentunya sangat kontras apalagi jika diterapkan kedalam blog yang sudah menggunakan warna biru sebagai warna latar default template. Tentu tidak perlu banyak merubah kode warna untuk menyesuaikan maka secara langsung apabila menu ini sudah terpasang makan akan dengan sendirinya sudah terlihat manis menghias blog anda. Untuk pemasangannya kedalam blog, maka berikut adalah tutorial cara Membuat Menu Drop Down Blue Style CSS3 di Blog:

1. Login ke akun blogger.
2. Copy kode CSS dibawah ini, lalu pada dashboard blog anda klik Template >> Sesuaikan >> Tingkat Lanjut >> Tambahkan CSS (paste kode CSS ini didalam kolom tersebut).
Menu Drop Down Blue Style CSS3 di Blog
.menu {
font-family: "Verdana", Arial, san-serif;
width:auto;
height:42px;
position:relative;
font-size:11px;
margin: 0;
}
.menu ul li a {
display:block;
text-decoration:none;
color:#fff;
font-weight:bold;
width:81px;
height:42px;
text-align:center;
border-bottom: 0;
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmeAZWHwOiI-aQRUWJEO83pdyHw6zszqtLzd4vUTPymYUGl8BFn_oYH3i3I3gBwQIj9YVolpW6egSrpB_Z6DLvBbl8DguLb2GnLHCW58_HUr9M5z_37wX1mzIWlgNWtn58Zarwc3p3JvR_/s82/center.png');
line-height:48px;
font-size:11px;
overflow:hidden;
padding-left: 1px;
}
.menu .left_nosub {
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSycPwTUxMEmFNUYe4aZJ6SUs3-_-s9SfIQNSCMw_XtYV0cui0dYCK6XhFNLfO5Q_tNEp6ALh1p_uMZdruLzynZjqthf_7Gq6Qj0GtQKCAloIfqUiQ_A-go43z83I5oR9I4ELI7gvB_H_7/s82/left.png');
padding-left: 1px;
margin-right: -1px;
}
.menu .right_hassub {
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRFKSq2MlUMSM1zGtU5OOo2pEJhLYqd33XmsrEEApwDYOQtNFb9GxUmql_rekDfsqA4YGGxdIsKb2OzzqNLaZbQlvp0mJ7hG36KlYyKsSZnJoWRtFVm5dWTwS0LRY5BOlFNXLDDsp02Dh-/s82/right.png');
}
.menu .right_nosub {
background-image:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRFKSq2MlUMSM1zGtU5OOo2pEJhLYqd33XmsrEEApwDYOQtNFb9GxUmql_rekDfsqA4YGGxdIsKb2OzzqNLaZbQlvp0mJ7hG36KlYyKsSZnJoWRtFVm5dWTwS0LRY5BOlFNXLDDsp02Dh-/s82/right.png');
}
.menu ul {padding:0; margin:0; list-style: none;}
.menu ul li {float:left; position:relative;}
.menu ul li ul {display: none;}
.menu ul li:hover a {
color:#043454;
background:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyZJxtn2l0W-vAErCLADA_bvLliQfrW8dLSCDvNMyMYseMJVHnRjq4ehft8d5FPIv5x3GpYgyY7pHwun4FsvZ1Sp9vQOtSw4ml8dfOs7cCosc6SE_uves7-tFeDVW7pVj2I9YeSPJ2Zs3D/s82/center_hassub.png');
}
.menu ul li:hover ul {
display:block;
position:absolute;
top:42px;
left:0;
width:152px;
margin: 0;
padding: 0;
}
.menu ul li:hover ul li a.center_hassub {
background:#6a3;
color:#fff;
}
.menu ul li:hover ul li:hover a.center_hassub {
background:#6fc;
color:#544a3a;
}
.menu ul li:hover ul li ul {display: none;}
.menu ul li:hover .left_nosub {
color:#043454;
background:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcUjqy4y4kBULbicsUuZNP8fyyfLU-Kuxu-e67qK8efJRUyiThtySKrWxXZV0FWNqvp4OXI7e4uTLMwFEVBmOS77JJ6Vj7-eGCV_MjyUZI94CEw_lPI1YtcEBgnNlWfHizJpsuDPywGzfJ/s82/left_nosub.png');
}
.menu ul li:hover .right_hassub {
color:#043454;
background:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFULTB6YlQzRx3ffRtilf11xgTQ_J6uf5WAuyactqYxbc9mmTM70EwQ_lTN9EYY2EB0uks2jXV0REanurHupQm0zoqsII1O5BydrGGnJhVDigIBxlTdAgOpvRCLmzuMYleZ5fupkgudZHS/s82/right_hassub.png');
}
.menu ul li:hover .right_nosub {
color:#043454;
background:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZVXc1dHaKy5ZoxWJmGXuEJvl-bsHbcKlsY5CEUig_b95_c5T7f9XNTAPG1PIyytnTqomBh1AQOruHHNebdSMtzWvz28qIIfVRUJb0PCYQ8r4yBsIcYzMHLhtFwb_pdDxYxWVOwCcJGKB8/s82/right_nosub.png');
}
.menu ul li:hover ul li a {
background-image: none;
display:block;
height: 28px;
line-height: 26px;
color:#043454;
width:142px;
text-align:left;
margin: 0;
padding:0 0 0 11px;
font-weight:normal;
}
.menu ul li:hover ul {
margin: 0 0 0 3px;
padding: 0;
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4hoknZcD42qEgkhb9SeFUfK52b_aWoxjBA7P3BDbh2PUEF11NZwiPnQSNv31UMF3BQHf1uY8PaUtiNW370iOFVWYU1oHExSUpWiTo-IoqewSuz-zeIvwKTOymhGdQ3DzKJluQ4uDkOn9x/s202/dropdown.png');
background-repeat:no-repeat;
background-position:bottom left;
}
.menu ul li:hover ul .sub_active {
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigGAX5miFFnXDkSDkdlQEpErSaHkTC_VVFQmJ4KDMJrvw4RD3vBWUWMy2QGeIxTtFKWzhlfRoRwnmBYHDdEi8nNbAoY30D9O-xljZW9dv6XIu8Y6ldgz3woCumtBg_2n5logRLJHwyaW35/s152/sub_active.png');
margin-right: 1px;
}
.menu ul li:hover ul li a:hover {
color:#fff;
background-image:url('https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7qqY4QkQgAFmqvYqXe6ubT8VzHEED_eNVybr_FkLsjbtWzQ01VjJjWQUDwzZqpDoZwY_dNOzzMq3rlyCK5OsOaD5kKRrk9QjRc4r4pQXL9_yPD3PyQWe8Frvfk__HC4xd4IlcH5wkrhVJ/s152/sub_hover.png');
}
.menu ul li:hover ul li:hover ul {
display:block;
position:absolute;
left:105px;
top:0;}
.menu ul li:hover ul li:hover ul.left {left:-105px;}
3. Klik Terapkan ke Blog.

Perlu diperhatikan: Untuk menaruh kode CSS tidak harus seperti pada langkah di atas, cara lain bisa juga dilakukan dengan cara klik Template >> Edit HTML lalu cari kode ]]></b:skin> kemudian paste kode CSS tersebut tepat di atasnya / sebelum kode ]]></b:skin> lalu klik Simpan Template.

4. Selanjutnya untuk memanggil dan menampilkan Menu Drop Down Blue Style CSS3 di Blog caranya copy kode HTML dibawah ini, kemudian klik Tata Letak >> Tambah Widget >> HTML/Javascript lalu paste kode ini didalamnya:
<div class="menu">
<ul>
<li><a class="left_nosub" href="#">Home</a></li>
<li><a class="center_hassub" href="#">Tutorial</a>
<ul>
<li><a href="#">CSS</a></li>
<li><a href="#">PHP</a></li>
<li><a href="#">HTML</a></li>
<li><a href="#">Javascript</a></li>
</ul>
</li>
<li><a class="center_hassub" href="#">Designs</a>
<ul>
<li><a href="#">Website Designs</a></li>
<li><a href="#">Logo Designs</a></li>
<li><a href="#">Banner Designs</a></li>
<li><a href="#">Print Designs</a></li>
<li class="sub_active"><a href="#" style="color: rgb(255, 255, 255);">Request Custom Design</a></li>
</ul>
</li>
<li><a class="center_hassub" href="#">Download</a>
<ul>
<li><a href="#">Ebook</a></li>
<li><a href="#">Software</a></li>
<li><a href="#">Film</a></li>
</ul>
</li>
<li><a class="center_hassub" href="#">Tips Trik</a>
<ul>
<li><a href="#">Blogger</a></li>
<li><a href="#">Wordpress</a></li>
<li><a href="#">SEO</a></li>
<li><a href="#">Computer</a></li>
</ul>
</li>
<li><a class="right_nosub" href="#">Contact</a></li>
</ul>
</div>
Keterangan:
Silahkan ubah tanda # dengan URL halaman yang di inginkan.

Langkah terakhir klik Simpan, maka selesai dan silahkan lihat hasilnya dari cara Membuat Menu Drop Down Blue Style CSS3 di Blog.

Selasa, 21 Mei 2013

Membuat Efek 3D Rotate Pada Gambar di Blog

Membuat Efek 3D Rotate Pada Gambar di Blog
Membuat Efek 3D Rotate Pada Gambar di Blog – jika sebelumnya pada waktu lalu pernah membuat efek kubus berputar pada gambar di blog dengan menggunakan script jQuery maka sekarang efek gambar juga akan mempunyai efek 3D rotate dengan menggunakan kode CSS. Pada blog efek 3D ini dapat berfungsi seperti halnya dengan menu pada blog. Jika diberi link dan gambar yang sudah disesuaikan maka dapat pula digunakan sebagai menu utama. Tidak hanya terdapat gambar, melainkan dibalik gambar dapat disisipkan deskripsi atau informasi mengenai gambar tersebut dan pada deskripsi masih bisa juga disisipkan link sehingga pada gambar bisa terdiri dari beberapa link yang dapat mengarahkan pengunjung kedalam beberapa halaman konten yang terdapat dalam blog anda. Untuk mengetahui seperti apa hasilnya terlebih dahulu bisa dilihat pada demo, dan berikut adalah tutorial untuk cara Membuat Efek 3D Rotate Pada Gambar di Blog dengan sangat mudah.

1. Login ke akun blogger.
2. Copy kode CSS dibawah ini, lalu pada dashboard blog anda klik Template >> Sesuaikan >> Tingkat Lanjut >> Tambahkan CSS (paste kode CSS ini didalam kolom tersebut).
.kubus {
display: inline-block;
width: 310px;
height: 100px;
vertical-align: top;
margin: 1em 1.5em 2em 0;
cursor: pointer;
position: relative;
font-family: Tahoma, Arial;
-webkit-perspective: 4000px;
-moz-perspective: 4000px;
-ms-perspective: 4000px;
-o-perspective: 4000px;
perspective: 4000px;
}
.item {
height: 100px;
-webkit-transform-style: preserve-3d;
-moz-transform-style: preserve-3d;
-ms-transform-style: preserve-3d;
-o-transform-style: preserve-3d;
transform-style: preserve-3d;
-webkit-transition: -webkit-transform .6s;
-moz-transition: -moz-transform .6s;
-ms-transition: -ms-transform .6s;
-o-transition: -o-transform .6s;
transition: transform .6s;
}
.item:hover {
-webkit-transform: translateZ(-50px) rotateX(95deg);
-moz-transform: translateZ(-50px) rotateX(95deg);
-ms-transform: translateZ(-50px) rotateX(95deg);
-o-transform: translateZ(-50px) rotateX(95deg);
transform: translateZ(-50px) rotateX(95deg);
}
.item:hover img {
box-shadow: none;
border-radius: 15px;
}
.item:hover .information {
box-shadow: 0px 3px 8px rgba(0,0,0,0.3);
border-radius: 3px;
}
.item img {
display: block;
position: absolute;
top: 0;
border-radius: 3px;
box-shadow: 0px 3px 8px rgba(0,0,0,0.3);
-webkit-transform: translateZ(50px);
-moz-transform: translateZ(50px);
-ms-transform: translateZ(50px);
-o-transform: translateZ(50px);
transform: translateZ(50px);
-webkit-transition: all .6s;
-moz-transition: all .6s;
-ms-transition: all .6s;
-o-transition: all .6s;
transition: all .6s;
}
.item .information {
display: block;
position: absolute;
top: 0;
height: 80px;
width: 290px;
text-align: left;
border-radius: 15px;
padding: 10px;
font-size: 12px;
text-shadow: 1px 1px 1px rgba(255,255,255,0.5);
box-shadow: none;
background: rgb(236,241,244);
background: -moz-linear-gradient(top,  rgba(236,241,244,1) 0%, rgba(190,202,217,1) 100%);
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0%,rgba(236,241,244,1)), color-stop(100%,rgba(190,202,217,1)));
background: -webkit-linear-gradient(top,  rgba(236,241,244,1) 0%,rgba(190,202,217,1) 100%);
background: -o-linear-gradient(top,  rgba(236,241,244,1) 0%,rgba(190,202,217,1) 100%);
background: -ms-linear-gradient(top,  rgba(236,241,244,1) 0%,rgba(190,202,217,1) 100%);
background: linear-gradient(to bottom,  rgba(236,241,244,1) 0%,rgba(190,202,217,1) 100%);
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr='#ecf1f4', endColorstr='#becad9',GradientType=0 );
-webkit-transform: rotateX(-90deg) translateZ(50px);
-moz-transform: rotateX(-90deg) translateZ(50px);
-ms-transform: rotateX(-90deg) translateZ(50px);
-o-transform: rotateX(-90deg) translateZ(50px);
transform: rotateX(-90deg) translateZ(50px);
-webkit-transition: all .6s;
-moz-transition: all .6s;
-ms-transition: all .6s;
-o-transition: all .6s;
transition: all .6s;
}
.information strong {
display: block;
margin: .2em 0 .5em 0;
font-size: 20px;
font-family: "Oleo Script";
}
3. Klik Terapkan ke Blog.

Perlu diperhatikan: Untuk menaruh kode CSS tidak harus seperti pada langkah di atas, cara lain bisa juga dilakukan dengan cara klik Template >> Edit HTML lalu cari kode ]]></b:skin> kemudian paste kode CSS tersebut tepat di atasnya / sebelum kode ]]></b:skin> lalu klik Simpan Template.

4. Langkah selanjutnya klik Entri Baru, lalu copy markup HTML dibawah ini kemudian paste di kolom posting mode HTML.
<div class="kubus">
<div class="item">
<a href="URL HALAMAN" target="_blank"><img src="URL GAMBAR" /></a>
<span class="information">
<strong>JUDUL 1</strong> DESKRIPSI/INFORMASI
</span>
</div>
</div>
<div class="kubus">
<div class="item">
<a href="URL HALAMAN" target="_blank"><img src="URL GAMBAR" /></a>
<span class="information">
<strong>JUDUL 2</strong> DESKRIPSI/INFORMASI
</span>
</div>
</div>
<div class="kubus">
<div class="item">
<a href="URL HALAMAN" target="_blank"><img src="URL GAMBAR" /></a>
<span class="information">
<strong>JUDUL 3</strong> DESKRIPSI/INFORMASI
</span>
</div>
</div>
<div class="kubus">
<div class="item">
<a href="URL HALAMAN" target="_blank"><img src="URL GAMBAR" /></a>
<span class="information">
<strong>JUDUL 4</strong> DESKRIPSI/INFORMASI
</span>
</div>
</div>
<div class="kubus">
<div class="item">
<a href="URL HALAMAN" target="_blank"><img src="URL GAMBAR" /></a>
<span class="information">
<strong>JUDUL 5</strong> DESKRIPSI/INFORMASI
</span>
</div>
</div>
<div class="kubus">
<div class="item">
<a href="http://mas-andes.blogspot.com" target="_blank"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjF8YEstxD-xEegdDuxBXrG3eUveXsSwo5BgDWMZ5KmbA1Tz9VPSJZW__g5XCaMkvf3vaC2Pf8_FI5RApdzlu_qEgGNhdjckOrH6LoVvPt1h3Lri7l55WQ1O61XnGIH6kl4BzsbPiYcQz81/s310/Faceblog+Evolutions.jpg" /></a>
<span class="information">
<strong>Home</strong> Selamat datang di http://mas-andes.blogspot.com Terimakasih telah berkunjung.
</span>
</div>
</div>
Keterangan:
Dari kode markup HTML diatas, pada tulisan yang menggunakan HURUF KAPITAL silahkan diganti dengan keterangan yang ada. Sebagai contoh seperti pada kode baris akhir yang menggunakan warna merah.

DEMO:
faceblog evolutionsContact Form Kontak komunikasi langsung dengan admin blog http://mas-andes.blogspot.com melalui email.
faceblog evolutionsBlogging Tips trik dan panduan serta tutorial blogger tingkat dasar sampai mahir.
faceblog evolutionsSEO Teknik dan taktik serta strategi SEO tingkat dasar sampai mahir.
faceblog evolutionsCSS & jQuery Tutorial CSS & jQuery panduan desain blog tingkat dasar sampai mahir.
faceblog evolutionsSitemap Daftar isi artikel posting lengkap di blog http://mas-andes.blogspot.com
faceblog evolutionsHome Selamat datang di http://mas-andes.blogspot.com Terimakasih telah berkunjung.

Senin, 20 Mei 2013

Membuat iPhone dengan CorelDraw X4

iPhone dengan CorelDraw X4
Membuat iPhone dengan CorelDraw X4 – jika pada tutorial blog membuat zoom iPhone adalah untuk membuat efek hover pada gambar di blog dengan menggunakan kode CSS, maka sekarang adalah mendesain membuat gambar iPhone dengan menggunakan CorelDraw X4.
Untuk membuat desain iPhone menggunakan CorelDraw tidak terlalu sulit dan tidak pula terlihat rumit, namun melainkan ini sangat mudah dan sederhana. Pada tutorial ini bagi pengguna corel tingkat dasarpun juga mampu membuatnya dan pasti bisa. Desain memang sebenarnya sudah hoby saya sejak dulu waktu masih duduk di bangku kuliah semester awal namun setelah memasuki semester akhir dan materi demi materi telah saya dapatkan sehingga membuat hoby lama ini sedikit tersingkirkan dan sekarang apabila mungkin ada yang ingin belajar corel mungkin ini bisa menjadi tutorial yang sederhana untuk memulai belajar CorelDraw. Berikut adalah tutorial langkah demi langkah dan tahap demi tahap serta step by step untuk cara Membuat iPhone dengan CorelDraw X4:

1. Buka area lembar kerja CorelDraw.
2. Kemudian klik Rectangle Tool (F6), buatlah kotak persegi panjang lalu tekan P untuk membuat posisi objek center. Selanjutnya klik Shape Tool (F10), lalu klik pada salah satu sudut dan seret hingga objek membentuk seperti gambar dibawah. Selanjutnya kasih warna Black.
iPhone dengan CorelDraw X4

3. Duplikat objek (copy lalu paste) lalu klik Fountain Fill (F11). Pada Color Blend klik Custom dan gunakan warna 20% Black (kiri), White (kanan) lalu atur kemiringan warna linear. Selanjutnya arahkan cursor pada salah satu sudut kemudian tekan SHIFT lalu drag mouse sedikit saja untuk membuat objek menjadi sedikit lebih kecil.
iPhone dengan CorelDraw X4

4. Lakukan lagi duplikat objek, lalu arahkan cursor pada salah satu sudut kemudian tekan SHIFT lalu drag mouse sedikit saja untuk membuat objek menjadi sedikit lebih kecil. Selanjutnya klik Fountain Fill (F11). Pada Color Blend klik Custom, lalu gunakan warna Black (kiri), 80% Black (tengah) position 77 %, dan Black (kanan).
iPhone dengan CorelDraw X4

5. Kemudian klik Rectangle Tool (F6), buatlah kotak persegi panjang lalu tekan P untuk membuat posisi objek center dan kasih warna White. Selanjutnya klik Outline, pilih yang 8 pt. Lalu pada sidebar warna sebelah kanan, klik kanan mouse anda pada warna Black 70%.
iPhone dengan CorelDraw X4

6. Gunakan Rectangle Tool (F6) dan buat lagi kotak persegi panjang. Selanjutnya klik Fountain Fill (F11), lalu pada Color blend klik Two Color dan atur warna:
Form = 10% Black
To = Light BlueGreen
Mid-Point = 50
iPhone dengan CorelDraw X4

7. Duplikat objek lalu geser ke arah atas dan klik Mirror Vertically.
iPhone dengan CorelDraw X4

8. Klik Ellipse Tool (F7). Lalu sambil menekan CTRL+SHIFT, drag mouse hingga tercipta lingkaran kecil kemudian kasih warna Black. Duplikat lingkaran tersebut kemudian geser kesebelahnya dan kasih warna 50% Black. Buat lagi satu lingkaran yang sedikit lebih besar, lalu tumpangkan lingkaran tersebut di lingkaran kedua. Kemudian block kedua lingkaran tersebut lalu pada toolbar klik Trim. Lalu hasilnya tumpangkan kedalam lingkaran pertama. Selanjutnya gunakan Transparency Tool lalu drag dari arah bawah ke arah atas.
iPhone dengan CorelDraw X4

Gunakan Rectangle Tool (F6) buatlah kotak kecil. Lalu klik Shape Tool (F10), kemudian geser agar sudut kotak tersebut melengkung. Selanjutnya kasih warna Black, kemudian atur Outline pada toolbar dengan ukuran 2,0 mm lalu klik kanan warna 50% Black pada sidebar color sebelah kanan.
iPhone dengan CorelDraw X4

Selanjutnya tumpangkan kotak tersebut kedalam lingkaran pertama. Delete lingkaran yang sudah tidak terpakai. Kemudian block lingkaran yang ada kotak kecilnya lalu tekan CTRL+G. Selanjutnya seret kedalam bawah layar iPhone.
iPhone dengan CorelDraw X4

9. Gunakan Rectangle Tool (F6) buatlah kotak kecil. Lalu klik Shape Tool (F10), kemudian geser agar sudut kotak tersebut melengkung. Selanjutnya kasih warna Black, kemudian atur Outline pada toolbar dengan ukuran 2,0 mm lalu klik kanan warna 50% Black pada sidebar color sebelah kanan. Selanjutnya seret kotak tersebut ke sisi atas layar iPhone.
iPhone dengan CorelDraw X4

10. Selesai sudah tutorial cara Membuat iPhone dengan CorelDraw X4, selanjutnya bisa di lanjutkan sendiri dengan menambahkan pernak-pernik agar iPhone Terlihat lebih cantik.
iPhone dengan CorelDraw X4

Minggu, 19 Mei 2013

Membuat Bola 3D Dengan CorelDraw X4

Bola 3D Dengan CorelDraw X4
Membuat Bola 3D Dengan CorelDraw X4 – untuk mengingat mata kuliah praktikum desain grafis pada awal semester yang sudah 3 tahun berlalu pada kesempatan ini saya akan mencoba untuk membuat tutorial bola soccer yang sederhana dengan menggunakan CorelDraw X4.
Sebenarnya tidak harus menggunakan CorelDraw X4 saja, tapi bisa menggunakan CorelDraw versi berapa saja. Namun berhubung laptop yang saya pakai sudah terinstal versi 14 jadi saya menggunakan CorelDraw X4 untuk membuat tutorial sederhana cara Membuat Bola 3D Dengan CorelDraw X4. Untuk mengetahui seperti apa langkah demi langkah dan tahap demi tahap pembuatannya, berikut adalah tutorialnya untuk cara Membuat Bola 3D Dengan CorelDraw X4:

1. Buka CorelDraw dengan lembaran baru.
Bola 3D Dengan CorelDraw X4

2. Kemudian klik Ellipse Tool (F7) lalu buatlah lingkaran, supaya objek benar-benar berbentuk lingkaran maka tekan tombol CTRL+SHIFT kemudian drag mouse di area canvas, selanjutnya tekan P untuk membuat posisi objek menjadi center.
Bola 3D Dengan CorelDraw X4

3. Lalu klik Fountain Fill Dialog (F11), pada type pilih Radial lalu klik OK.
Bola 3D Dengan CorelDraw X4

4. Kemudian klik Polygon Tool (Y), lalu pada Number of type gunakan angka 6 dan bentuklah gambar segi enam hingga tersusun seperti dibawah ini:
Bola 3D Dengan CorelDraw X4

5. Sampai sini antara objek satu dengan yang lain masih terpisah. Supaya susunan gambar menjadi satu Group, block seluruh gambar segi enam tersebut dengan cara drag dari sisi atas sebelah kiri gambar ke sisi bawah sebelah kanan gambar. Selanjutnya tekan CTRL+G.
Bola 3D Dengan CorelDraw X4

6. Masih pada segi enam, tekan tombol P pada keyboard untuk membuat posisi objek menjadi center.
Bola 3D Dengan CorelDraw X4

7. Block keseluruhan objek, lalu klik Intersect.
Bola 3D Dengan CorelDraw X4

8. Seret sisa segi enam kepinggir, lalu Delete.
Bola 3D Dengan CorelDraw X4

9. Pada toolbar klik Effect > Lens (ALT+F3), lalu pada sidebar sebelah kanan Pilih Custom Map Color dan Direct Palette.
Bola 3D Dengan CorelDraw X4

10. Muncul hasilnya, lalu tambahkan efek bayangan pada sisi bawah bola. Gunakan Drop Shadow Tool lalu klik satu kali pada bola, selanjutnya tepat di sisi bawah bola drag mouse anda hingga tercipta hasil seperti dibawah ini:
Bola 3D Dengan CorelDraw X4

Demikian cara Membuat Bola 3D Dengan CorelDraw X4, selanjutnya silahkan custom dengan kreasi sesuai selera anda. Saya yakin hasilnya pasti akan lebih bagus dari pada yang ada di tutorial ini.

Sabtu, 18 Mei 2013

Motivasi Belajar Pada Air

Belajar Pada Air
Motivasi Belajar Pada Air – saya cuma mau sedikit berkata, jangan tegang dan santai saja. Malam minggu masih hujan gagal apel tidak perlu bete, ngambek maupun marah. Dari pada ngomelin pacar lebih baik baca ini saja, sedikit solusi dan makna untuk melangkah kedepan.
Air merupakan benda mati yang terdiri dari Hidrogen dan Oksigen. Air sangat dibutuhkan bagi manusia, tumbuhan dan hewan. Air memiliki sifat bening dan jernih. Bening dan jernih merupakan ciri khas air yang masih alami. Kejernihan hati dalam memahami sesuatu mutlak diperlukan untuk menghasilkan pemahaman yang sempurna. Sebagaimana air yang bening, hati yang bening akan lebih mudah menerima pelajaran. Tidak memandang siapa yang menyampaikan, apa yang disampaikan, dan bagaimana cara menyampaikan, karena pada dasarnya seluruhnya akan memberikan sesuatu akibat baik dan buruk. Oleh karena itu, segala sesuatu tinggal bagaimana kita menerima, memahami, dan mengaktualisasikan. Air dapat menyuburkan tanah sehingga tanaman dapat tumbuh dan menghasilkan buah yang bermanfaat bagi manusia. Dalam hidup jangan asal hidup saja atau istilahnya tapi hidup harus berguna. Air jika dimasukan kedalam gelas maka bentuknya seperti gelas, jika di tuang kedalam mangkuk maka bentuknya seperti mangkuk. Hal ini karena sifat air fleksibel dan luwes. Dalam hidup kita harus luwes dan mampu menempatkan diri pada lingkungan sekitar. Baik dalam ucapan maupun tindakan.

Air secara alami selalu mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang rendah. Dalam hidup kita jangan sampai menjadi orang yang sok, berlagak, atau belagu. Jangan pernah memandang rendah sesuatu karena biasanya hal ini akan menyebabkan hati akan tertutup. Apalagi memandang rendah orang lain. Meski kita termasuk orang yang terpandang, tapi kita jangan hanya bergaul dengan orang-orang yang setingkat dengan kita. Jangan malu bergaul dengan orang yang tingkatnya lebih rendah dari kita. Air akan terus mengalir dan akan berhenti sampai tempat paling rendah yang ditemui. Hidup adalah untuk belajar. Karena belajar menjadi kebutuhan pokok bagi setiap orang sejak lahir hingga mati. Karena itu motivasi untuk belajar memiliki peranan penting dalam keberhasilan belajar. Dengan motivasi itu kita tidak akan pernah bosan untuk belajar, belajar dan belajar. Sebab kalau seseorang sudah termotivasi untuk belajar, dia akan haus akan ilmu.

Air terus mengalir ke satu arah, tidak peduli apa yang terjadi. Ketika ada batu besar ditengah-tengah, apakah air akan menyerah dan berhenti mengalir? Apakah air akan berkata “Ada batu besar didepan, lebih baik saya menyerah dan berbalik”? air itu akan terus mengalir melewati batu dengan mengalir ke sisi kiri dan kanan batu. Meskipun kita menghalangi air dengan membuat penahan di sepanjang sungai, air akan tetap mengalir. Seperti layaknya bendungan, meskipun air ditahan, ia akan terus mengalir dan dalam waktu lama akan berkumpul lebih tinggi dari bendungan sehingga berhasil mengalir keluar. Hebatnya, semakin ditahan, kekuatan air akan semakin besar sehingga dapat membangkitkan listrik. Air tidak dapat berpikir untuk berbalik arah. Air tidak pernah berhenti untuk mengalir hanya karena ada beberapa penahan didepannya.

Kita juga bisa belajar dari prinsip air yang mengalir. Kita harus terus maju dan berjuang demi impian kita. Jika menemui rintangan yang berat, maka kita bisa mengambil jalan lain dengan melewatinya, seperti air yang mengalir melewati sisi kiri dan kanan batu. Air tidak pernah mundur, karena mudur itu lebih mudah daripada terus maju. Air juga tidak pernah takut jika sudah berada ditepi air terjun. Ia akan terus mengalir dan jatuh kebawah dan kemudian terus mengalir maju kedepan. Begitu juga, ketika kita menemui sesuatu hal yang membuat kita gentar, maka kita harus berani menghadapinya daripada menghindari dan memutuskan untuk menyerah. Air tidak pernah bisa dibendung dan terbendung. Tertutup satu jalan didepan, ia akan berusaha mencari jalan lain dan terus mencari sampai jalan itu benar-benar didapatinya.

Air tidak pernah menyia-nyiakan lubang bocor di ember atau di bak sekecil apapun. Ia akan mengalir deras menuju kebebasan bergerak dan keberhasilan. Seperti air tidak seharusnya kita manusia menyerah pasrah dan putus asa, setiap kali membentur halangan dalam meraih cita-cita. Bagaikan air yang membuat batu berlubang ataupun yang mengikis karang, dengan butiran-butiran kecil ataupun desiran buih yang serempak tapi terus-menerus tanpa mengenal lelah ataupun berhenti sesaat selama masih terdapat aliran. Begitupun seharusnya kita yang tak kan pernah berhenti untuk selalu berusaha, sekeras apapun tantangan yang ada, jika kita lakukan dengan kesabaran yang tulus dan keikhlasan tentu akan memperoleh hasil, dan usaha yang dilakukan terus-menerus tak kenal henti hingga ajal menjelang.